5 Cara Membedakan Burung Kenari Jantan dan Betina Secara Tepat dan Akurat

Burung kenari saat ini tengah menjadi salah satu jenis burung yang menjadi kegemaran masyarakat. Sebagai salah satu burung kicau, membuat masyarakat beramai-ramai untuk melestarikan serta memeliharanya. Namun masih ada kendala dalam cara membedakan burung kenari jantan dan betina. Betina dan jantan memiliki perbedaan dalam segi suara.

Burung kenari banyak digunakan oleh para penggemar burung sebagai masteran. Dengan ciri khasnya tentu saja burung kenari dapat dijadikan sebagai masteran bagi berbagai jenis burung kicau lainnya.

Jantan dan betina memiliki perbedaan yang cukup signifikan dalam segi kicauannya. Suara jantan terdengar lebih lantang ketimbang burung kenari betina. Untuk membedakan antara jantan dan betina, langkah berikut bisa menjadi acuan bagi para penggemar burung kenari.

Sebenarnya ada beberapa cara dalam membedakan antara burung kenari jantan dan betina. Setiap orang juga memiliki cara masing-masing dalam membedakan jenis kelamin betina dan jantan. Namun bagi yang masih kesulitan dalam membedakan, beberapa tips berikut wajib diperhatikan.

1. Membedakan Antara Jantan dan Betina Menurut Fisik

Ada beberapa ciri fisik yang dapat digunakan sebagai acuan dalam membedakan antara kenari jantan dan betina. Pada usia 3 hingga 7 hari kenari dapat dibedakan dengan melihat garis merah pada kenari tersebut. Jika di tubuh kenari tersebut terdapat garis merah yang melintang dari perut hingga dubur, bisa dipastikan itu adalah kenari jantan.

Dari mata juga terlihat lebih mudah jika digunakan sebagai acuan. Mata burung kenari betina sedikit berada diatas paruh. Sedangkan untuk burung kenari jantan, posisi matanya cenderung sejajar dengan paruhnya.

2. Membedakan Berdasarkan Perilaku Kenari

Tidak hanya melihat dari segi fisik saja, kenari juga dapat dibedakan dengan melihat perilaku dari burung kenari tersebut. Perilaku kenari jantan dan betina juga dapat dibedakan dengan melihat sikap dari kenari tersebut. Kenari jantan selalu terlihat agresif dan aktif.

Sedangkan untuk burung kenari betina, perilakunya sendiri cenderung berdiam. Selain itu, suara dari burung kenari jantan akan terdengar lantang saat merasa kelaparan.

Nada serta suara dari burung kenari jantan juga terdengar selalu lebih lantang dan cenderung lebih “gacor”. Burung kenari betina untuk suara cenderung lebih pendek dan lebih banyak diam.

3. Melihat Cara Kenari Dalam Bertarung

Dengan postur dan wajah yang terlihat lebih garang, burung kenari jantan terlihat lebih gagah. Dengan begitu burung kenari jantan yang sudah terlatih maka akan memiliki keberanian dalam bertarung. Tidak hanya bertarung dalam suara saja, kenari jantan dapat menerima tantangan dari kenari lainnya bahkan hingga kontak fisik.

4. Membedakan Antara Jantan dan Betina Melalui Kaki

Burung kenari jantan dan betina, juga dapat dibedakan juga dengan melihat bentuk kakinya. Yang pertama adalah jika bentuk kaki burung kenari ramping serta terlihat tidak kokoh, maka bisa dipastikan bahwa burung tersebut berjenis kelamin betina.

Selain itu ukuran dari kaki nya juga akan terlihat relatif lebih pendek. Berbeda dengan burung kenari jantan, ukuran kaki terlihat lebih besar serta kokoh. Dari segi ukuran, kaki burung kenari betina juga terlihat lebih panjang.

5. Lihat Bentuk Dari Kloaka

Yang paling mudah dalam membedakan antara jantan dan betina adalah dengan melihat kloaka atau dubur. Cara ini juga dianggap terlihat lebih akurat dan tepat. Caranya cukup mudah, langkah awal adalah dengan menyibakkan bulu-bulu yang menutupi bagian dubur atau kloaka dari burung kenari.

Jika jantan, bentuk kloaka nya akan terlihat menonjol dan cenderung vertical. Untuk betina bagian dubur akan terlihat lebih rata dengan bagian perut.

Beberapa cara membedakan burung kenari jantan dan betina memang terlihat lebih sulit jika dilakukan oleh pemula. Namun dengan mempelajari serta menerapkan langkah tersebut, membedakan burung kenari jantan dan betina akan terlihat lebih mudah.